<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4358">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN REKOMENDASI KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT NASABAH (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PT. BPR CAHAYA FAJAR CIREBON)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TOMMY SUMANTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">CIREBON</placeTerm>
   <publisher>UNIVERSITAS CIC</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Electronic Resource</form>
  <extent>XVIII, V-2 HLM,; ILUS,; 29CM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>HANYA HARDFILE&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem yang dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang akurat dan tepat sasaran. Salah satunya dalam penentuan penilaian kelayakan pemberian kredit kepada nasabah. metode yang dapat digunakan dalam membangun suatu SPK diantaranya Simple Additive Weighting (SAW). SAW merupakan metode yang paling banyak digunakan dalam memecahkan permasalahan yang bersifat multikriteria, seperti dalam SPK penentuan kelayakan kredit. Dalam penentuan kelayakan kredit, ada beberapa variable kriteria penentu yang menjadi dasar pengambilan keputusan antara lain character, capacity, collateral, condition dan capital. Setiap variable kriteria terbagi menjadi beberapa subkriteria yang digunakan dalam penentuan bobot penilaian kredit dengan angka. Setiap aplikasi kredit yang masuk akan dilakukan penilaian dengan dilakukan survey ke tempat tempat tinggal calon debitur oleh analis kredit. Data dan hasil dari penilain akan dicatat ke dalam sistem dan digabungkan dengan aplikasi kredit lainnya yang sudah masuk untuk dilakukan perhitungan standar kelayakan pemberian kredit dengan menggunakan metode SAW. Hasil dari penilaian pembobotan tersebut harus berada diatas angka nilai minimal yang ditetapkan oleh PT. BPR Cahaya Fajar untuk dapat dikatakan memiliki kelayakan. Adapun hasil akhir dalam penelitian ini adalah hasil prioritas global kriteria nasabah, yang diurutkan dari yang tertinggi hingga terendah, sehingga pihak PT. BPR Cahaya Fajar dapat dengan mudah mengambil keputusan dengan melihat hasil tersebut&#13;
&#13;
Kata kunci: Simple Additve Weigting (SAW), Kredit, Kelayakan, Metode</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI SI</topic>
 </subject>
 <classification>SKR.SI 2020</classification>
 <identifier type="isbn">2018134014</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas CIC Perpustakaan Universitas CIC</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR.SI 2020 TOM p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKRSI20042</numerationAndChronology>
    <sublocation>UMUM (SKR SI)</sublocation>
    <shelfLocator>SKR.SI 2020 TOM p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>COVER_SKRIPSI_SI.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4358</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-30 10:21:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 11:27:58</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>