<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4509">
 <titleInfo>
  <title>OTOMASI PENGUJIAN, PEMBUATAN DAN PENEMPATAN KODE APLIKASI SERTA PENERAPAN LOAD BALANCING PADA INFRASTRUKTUR MICROSERVICES MENGGUNAKAN METODE ROUND - ROBIN PADA CLOUDSERVER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHAERUL ANWAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">CIREBON</placeTerm>
   <publisher>UNIVERSITAS CIC</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Electronic Resource</form>
  <extent>XIX, VI-2 HLM,; ILUS,; 29CM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ADA DILE PDF&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Tingkat ketersediaan webserver bisa tetap terjaga dengan penggunaan Load halancong, ketika salah satu server tidak dapat melayani permintaan pengguna (server down), maka secara otomatis server yang lain langsung menggantikannya, sehingga pengguna seakan-akan tidak mengetahui bahwa server tersebut down. Diketahui bahwa proses pengembangan aplikasi dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu analisis, development, testing dan deployment. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan teknik Load balancing Load balancingmerupakan teknologi pembagian beban kepada beberapa server, memastikan tidak terjadi kelebihan beban pada salah satu server. Penggunaanload halancingterbukti mampu menurunkan waktu respon dan meningkatkan thoughput pada sistem sehingga mampu meningkatkan performa keseluruhan sistem.&#13;
&#13;
Dengan tidak adanya sistem yang terpadu untuk melakukan distribusi kegiatan tersebut menyebabkan susahnya proses pendokumentasian aplikasi yang dikembangkan. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dibangunlah website automatic deployment dengan menggunakan metode continuous integration(CI). CI merupakan sebuah metode dalam pengembangan perangkat lunak dimana tiap-tiap developer mengintegrasikan kode-kode aplikasi yang telah mereka buat kedalam sebuah repositori. Kode-kode tersebut kemudian dikompilasi dan dites. Kegiatan tersebut dilakukan secara otomatis setiap kali developer melakukan commit ke repository.&#13;
&#13;
Setelah sprint selesai, demo selesai dan definition of done (dod) terpenuhi sesuai dengan user story, lantas setiap tim akan mengintegrasikan kode mereka dan melakukan build untuk digunakan di lingkungan stage atau test. Alat manajemen konfigurasi akan digunakan untuk mengintegrasikan.&#13;
&#13;
Kata KunCI: Load balancing, Cloud Server, CI/CD</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI TI</topic>
 </subject>
 <classification>SKR.TI 2021</classification>
 <identifier type="isbn">2017102078</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas CIC Perpustakaan Universitas CIC</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR.TI 2021 KHA o</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SK.TI21183</numerationAndChronology>
    <sublocation>UMUM (SKR TI)</sublocation>
    <shelfLocator>SKR.TI 2021 KHA o</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>COVER_SKRIPSI_TI.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4509</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-05 09:54:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 13:43:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>