<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4647">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN KUALITAS UNTUK MENENTUKAN KUALITAS TEPUNG SAGU MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>PT. RIYANA CIPTA PANGAN INDONESIA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BOBY FERNANDES C.P</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">CIREBON</placeTerm>
   <publisher>UNIVERSITAS CIC</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Electronic Resource</form>
  <extent>XIII, VI-2 HLM,; ILUS,; 29CM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ADA FILE PDF&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
PT. Riyana Cipta Pangan Indonesia berdiri sejak tahun 2000 yang merupakan sebuah perusahaan yang berdomisili di Cirebon Jawa Barat dan bergerak di bidang produksi makanan ringan berbasis coklat dengan brand HAPPY TIME Pada tahun 2012 perusahaan mulai memproduksi cookies (kue kering) dengan resep keluarga, yang ternyata diterima dengan baik oleh pasar Produk yang dihasilkan dengan brand HAPPY TIME adalah sagu keju, sagu coklat, cookies time, dan cokecang Berbagai usaha dan inovasi terus dilakukan untuk memproduksi produk yang berkualitas dan memenuhi harapan konsumen&#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kualitas tepung sagu mana yang akan ditolak dan tepung sagu mana yang akan diterima yang nantinya akan dijadikan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan cookies dari tepung. Dalam menentukan kualitas tepung sagu ini, akan diterapkan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut dengan menggunakan UML (Unified Modeling Language) sebagai tools dalam analisis dan perancangan, serta bahasa pemrograman PHP Hypertext Preproccessor dan MySQL sebagai media penyimpanan datanya.&#13;
&#13;
Kriteria yang digunakan dalam penentuan kualitas tepung adalah warna tepung, tekstur tepung, bau tepung, dan daya serap air pada tepung. Aplikasi yang dirancang dapat membantu bagian quality control bahan baku PT. Riyana Cipta Pangan Indonesia dalam menentukan kualitas tepung sagu karena hasil pengujian kualitas akan lebih tepat dan tepat, hal ini juga harus ditunjang dengan penggunaan software yang tepat.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, SAW, PT Riyana Cipta Pangan Indonesia</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI TI</topic>
 </subject>
 <classification>SKR.TI 2021</classification>
 <identifier type="isbn">2017102082</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas CIC Perpustakaan Universitas CIC</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR.TI 2021 BOB s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKRTI21257</numerationAndChronology>
    <sublocation>UMUM (SKR TI)</sublocation>
    <shelfLocator>SKR.TI 2021 BOB s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>COVER_SKRIPSI_TI.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4647</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-08 08:45:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 14:47:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>