<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4692">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN SANKSI PELANGGARAN SISWA MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>SMAN4 CIREBON)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WAHDIATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">CIREBON</placeTerm>
   <publisher>UNIVERSITAS CIC</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Electronic Resource</form>
  <extent>XVIII, V-2 HLM,; ILUS,; 29 CM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>HANYA HARDFILE&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Tata Tertib merupakan bagian penting dari sebuah institusi terutama Sekolah Menengah Atas (SMA) dimana tata tertib tersebut berlaku untuk semua warga sekolah khususnya siswa. Setiap pelanggaran tata tertib yang dilakukan siswa akan dikenakan sanksi untuk memberi efek jera bagi siswa yang melangganya. Namun seringkali sanksi yang diberikan tidak sesuai dengan pelanggaran yang terjadi. Untuk itu diperlukan sebuah sistem yang mampu membantu mendukung keputusan penentuan sanksi pelanggaran siswa.&#13;
&#13;
Sistem pendukung keputusan penentuan sanksi pelanggaran merupakan sebuah sistem yang dapat membantu bagian Bimbingan Konseling (BK) dalam menentukan sanksi. Sistem ini dirancang dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode ini mengubah permasalahan yang kompleks menjadi terstruktur. Dalam penentuan sanksi pelanggaran terdapat empat kriteria kriteria yang digunakan yaitu Jenis Pelanggaran, Total Poin Pelanggaran, Absensi, dan Apresiasi. Untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan ini, dalam perancangan sistem menggunakan Ms Visio, bahasa pemrograman PHP dengan perangkat lunak Dreamweaver, serta menggunakan basis data MySQL dengan perangkat lunak Xampp.&#13;
&#13;
Output dari sistem ini berupa sanksi yang diperoleh dari hasil perhitungan bobot nilai pelanggaran dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sehingga didapatkan sanksi yang sesuai. Keunggulan dari Sistem Pendukung Keputusan ini yaitu mempermudah pihak sekolah khususnya BK dalam melakukan pencatatan data pelanggaran dan penentuan sanksi pelanggaran siswa. Kekurangan yang dapat diperbaiki, yaitu hasil data yang ditampilkan masih berupa tabel.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Pelanggaran, Sanksi, Sistem Pendukung Keputusan, AHP.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI TI</topic>
 </subject>
 <classification>SKR.TI 2019</classification>
 <identifier type="isbn">2015142025</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas CIC Perpustakaan Universitas CIC</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR.TI 2019 WAH s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKRTI19280</numerationAndChronology>
    <sublocation>UMUM (SKR TI)</sublocation>
    <shelfLocator>SKR.TI 2019 WAH s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>SKR_TI.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4692</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-08 12:59:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 10:54:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>