<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4769">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI BANK RONGSOK MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDTIVE WEIGHTING (SAW) DENGAN FRAMEWORK LARAVEL (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>DESA PANGURAGAN CIREBON)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISKI MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">CIREBON</placeTerm>
   <publisher>UNIVERSITAS CIC</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Electronic Resource</form>
  <extent>XIV, VI-6 HLM,; ILUS,; 29CM</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ADA FILE PDF&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Barang bekas sering kali banyak dijumpai dalam lingkungan rumah tangga, hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Pengolahan rongsok di Desa Panguragan belum cukup baik, mata pencaharian masyarakat kebanyakan menjadi pengepul atau pedangang rongsok dan mereka masih menggunakan cara konvensional dalam melakukan transaksi terkait penjualan rongsok. Contoh nya pengepul harus berkeliling kampung dan menawarkan untuk membeli barang bekas atau rongsok nya, belum lagi proses transaksi masih digunakan dengan mencatat di buku sehingga laporan keuangannya pun tidak terperinci. Maka dari itu dibutuhkan lah sebuah sistem aplikasi bank rongsok yang dapat memudahkan para pengepul dalam melakukan transaksi pembelian dengan nasabah.&#13;
&#13;
Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan di Desa Panguragan sebagai objek penelitian. Subjek dalam penelitian ini yaitu nasabah, pengepul dan pihak desa Panguragan. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) yaitu metode yang dapat menghasilkan proses pengembalian kategori jenis rongsok serta untuk menentuka keputusan pengepul terbaik.&#13;
&#13;
Hasil dari penelitian ini dibuatkan sebuah aplikasi bank rongsok berbasis web yang tujuan nya untuk sistem manabung secara digital yang mmasuk dalam pendapatan kas atau saldo yang dapat membantu pemilik untuk menentukan pengepul terbaik berdasarkan kriteria tertentu.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Rongsok, Simple Additive Weighting, Kriteria.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SKRIPSI TI</topic>
 </subject>
 <classification>SKR.TI 2022</classification>
 <identifier type="isbn">2018102073</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas CIC Perpustakaan Universitas CIC</physicalLocation>
  <shelfLocator>SKR.TI 2022 RIS a</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">SKRTI22362</numerationAndChronology>
    <sublocation>UMUM (SKR TI)</sublocation>
    <shelfLocator>SKR.TI 2022 RIS a</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>SKR_TI.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4769</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-09 14:49:26</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-15 15:12:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>